Buat kamu – kamu pencinta atau kolektor senjata api, ada beberapa jenis senjata api ni. Baik itu senjata api resmi, rakitan, atau yang dipakai buat perang. Oke deh cekidot.. 
SS2 V4
SS2 V5

































Dari 10 binatang paling beracun di dunia ini, peringkat pertama di duduki (cieh,kayak apa aja) oleh Ubur – Ubur Kotak (Box Jellyfish). Gak kebayang kan binatang yang se-lucu ubur – ubur (lucu, kayaknya enggak dah) ternyata mempunyai racun yang sangat mematikan. Dari data yang ada ada 5567 kematian yang disebabkan oleh ubur – ubur ini mulai dari tahun 1954. Racun dari binatang ini menyerang jantung, sistem syaraf dan sel kulit. Biasanya setelah disengat oleh ubur – ubur ini korban akan shock, tenggelam atau meninggal karena gagal jantung sebelum mereka sampai di tepi. Dari beberapa korban yang hidup setelah disengat oleh ubur – ubur akan mengalami sakit hingga berminggu – minggu.
Ular king kobra (Ophiophagus Hannah) merupakan salah satu binatang yang sudah sangat jelas mempunyai racun yang beracun di dunia (secara ular king kobra gitu). Ular jenis ini dapat tumbuh sampai 5.6 m (18.5 kaki), dari bahasa latinnya saja Ophiophagus berarti ”pemakan ular”. Yup, karena ular jenis ini memang memakan ular yang lainnya untuk dapat bertahan hidup (macam ular kanibal gitu dah). Racunnya dapat melumpuhkan gajah asia dalam waktu 3 jam jika tergigit pada bagian lehernya.
Tau siput kan? (So pasti tau lah), kebayang enggak kalo binatang super duper lamban ini dapat mematikan? Percaya gak lu,haha. Satu tetes aja racun dari binatang ini dapat membunuh lebih dari 20 manusia (wuaaaaaaaa,gak kebayang). Binatang kecil dan lamban ini hidup di perairan air asin, pokoknya jangan sampai anda pegang ato dipungut dah.
Gurita paling beracun ini ukurannya hanya sebesar bola golf, tapi jangan terpana dengan ukurannya, karena racun yang dimilikinya dapat membunuh 26 orang dewasa dalam beberapa menit. Sampai saat ini tidak ada obat penawar untuk racunnya. Gejala yang dialami pertama seperti tidak terjadi apa – apa, tapi setelah racun neurotoxinnya bereaksi si korban akan mengalami kelemahan otot, mati rasa dan disertai dengan berhentinya sistem pernafasan yang menyebabkan kematian. Jenis gurita ini ditemukan pada kolam – kolam air pasang sekitar laut pasifik dari jepang hingga australia.
Kalajengking merupakan salah satu binatang beracun tapi tidak mematikan, karena racun dari binatang ini hanya menghasilkan sakit, mati rasa atau pembengkakan. Tapi ada satu pengecualian untuk satu jenis kalajengking, yaitu Kalajengking Death Stalker, kalajengking jenis ini adalah spesies kalajengking yang sangat berbahaya karena racunnya merupakan campuran dari macam – macam racun neurotoxin yang menyebabkan rasa sakit yang tidak tertahankan, kemudian diikuti koma, kejang – kejang, kelumpuhan dan kematian.
Ikan ini merupakan salah satu ikan yang paling mematikan di dunia. Bentuknya sangat menakutkan untuk ukuran ikan, tapi di dalamnya juga tersimpan racun yang dapat menyebabkan sakit yang luar biasa sampai – sampai korbannya meminta untuk di bius atau di amputasi. Rasa sakit yang dirasakan korban digambarkan sebagai rasa sakit yang paling parah yang pernah dirasakan manusia (belum neraka tuh sakitnya). Rasa sakit yang disertai oleh shock, kelumpuhan dan kematian jaringan tubuh manusia. Kematian akan segera terjadi jika tidak ada perawatan medis yang dilakukan. Racun dari ikan ini disimpan dalam duri di bagian luar kulitnya yang di disain untuk melukai para predator yang mengancam jiwanya. Ikan ini banyak hidup di daerah tropis dan di perairan laut dangkal dari laut pasifik dan hindia, mulai dari laut merah hingga Queensland Great Barrier Reef.
Laba – laba yang satu ini merupakan salah satu laba – laba yang telah terdaftar dalam Guinnes Book Of World Records 2007 sebagai laba – laba paling beracun yang telah menyebabkan banyak kematian manusia. Laba – laba Brazilian Wandering (Phoneutria) atau laba – laba pisang (banana spider) memiliki racun neurotoxin paling berbahaya dari semua jenis laba – laba beracun. Hanya dengan 0.006 mg (0.00000021 oz) racunnya sudah cukup untuk membunuh seekor tikus. Laba – laba ini hidup berpindah – pindah atau nomaden dan lebih sering bersembunyi pada siang hari di daerah berpopulasi tinggi seperti rumah, tumpukan baju, sepatu dan mobil.
Selain king kobra, ular Inland Taipan dari Australia merupakan ular yang sangat berbisa juga. Bayangkan (duing2) saja hanya dengan satu gigitan dari ular ini, racunnya dapat membunuh 100 orang dewasa atau sekelompok tikus sebanyak 250.000 ekor. Gak tau juga nih kenapa ular ini masuk ke posisi ke-8, tapi ya sama – sama mematikan semua neh ular. Racun dari ular ini 200 – 400 kali lebih beracun dari ular kobra biasa. Manusia dewasa hanya dalam waktu 45 menit sudah dipastikan tidak bernyawa lagi kalau tidak segera dibantu dengan perawatan medis. Data sampai saat ini tidak ada kasus kematian yang disebabkan oleh ular ini karena semua gigitan yang tercatat telah dibantu dengan anti racun.
Katak berwarna warni dengan warna yang sangat mencolok ini tidak hanya indah untuk dilihat, tapi indah juga kalo kita mengetahui kalau katak ini merupakan salah satu katak paling beracun di dunia. Katak ini banyak ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan. Katak ini mungkin makhluk paling beracun di dunia tanpa sengatan atau gigitan. Katak jenis Golden Dart yang berukuran 2 inchi (5cm) mampu membunuh 10 orang manusia dewasa atau sebanding dengan 20.000 tikus. Hanya dengan 2 mikrograms racunnya ini mampu membunuh seorang manusia atau makhluk hidup yang lain. Di Indian – Amerika, katak ini disebut ”Dart Frog” atau ”Katak Panah” karena mereka menggunakan sekresi racun katak ini untuk ditorehkan pada ujung panah tiup mereka. Racun pada katak ini disimpan pada bagian kulitnya dan membunuh makhluk lain yang menyentuh atau memakannya. Jadi warna kulit mereka yang berwarna warni adalah racunnya.
Diliat dari gambarnya aja pasti kebanyakan dari anda bilangnya kalau ikannya kok lucu banget. Tapi siapa sangka, dibalik tampang lucunya itu, ikan bantal ini merupakan makhluk bertulang belakang kedua yang paling beracun di dunia setelah katak Golden Poison Dart. Beberapa negara seperti Jepang dan Korea menggunakan daging dari beberapa jenis spesies ikan ini sebagai sajian makanan, kalau di Jepang yang dipakai adalah Fugu, kalau di korea Bok-Uh. Tapi yang memiliki racun adalah kulit dan beberapa organ dari ikan ini.